Apa Itu Kanker Kulit?

Tahi lalat kanker kulit pada kulit

Kanker kulit berkembang ketika sel-sel kulit mengalami perubahan abnormal yang menyebabkan sel tersebut berkembang biak dan tumbuh secara tidak terkendali. Sel-sel abnormal ini dapat membentuk benjolan atau lesi pada kulit.

Terdapat beberapa jenis kanker kulit. Tiga jenis utama adalah:

  • Karsinoma sel basal (BCC): Jenis kanker kulit yang paling umum. Biasanya tumbuh secara perlahan dan lebih kecil kemungkinannya untuk menyebar ke bagian tubuh lainnya, tetapi dapat merusak jaringan di sekitarnya jika tidak ditangani.
  • Karsinoma sel skuamosa (SCC): Kanker yang berkembang dari sel skuamosa pada lapisan luar kulit. Jenis ini dapat tumbuh lebih cepat dibandingkan karsinoma sel basal dan, dalam beberapa kasus, dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.
  • Melanoma: Jenis kanker kulit yang lebih jarang tetapi lebih agresif, yang berkembang dari melanosit, yaitu sel yang bertanggung jawab menghasilkan pigmen kulit. Melanoma dapat menyebar jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini.

Apa Saja Gejala Kanker Kulit?

Kanker kulit dapat terlihat berbeda pada setiap orang. Kanker kulit dapat muncul pada kulit yang sebelumnya tampak normal atau berkembang dari tahi lalat yang sudah ada.

Tanda dan gejala kanker kulit yang umum meliputi:

  • Pertumbuhan baru, benjolan atau bercak pada kulit
  • Tahi lalat yang berubah ukuran, bentuk atau warna
  • Tahi lalat dengan tepi yang tidak beraturan atau tidak rata
  • Bercak dengan beberapa warna atau pigmentasi yang tidak biasa
  • Luka atau lesi yang tidak kunjung sembuh
  • Luka yang berulang kali sembuh kemudian muncul kembali
  • Kulit yang mengalami perdarahan, berkerak atau bersisik tanpa penyebab yang jelas
  • Area kulit yang terus-menerus terasa gatal, nyeri atau sensitif
  • Pertumbuhan atau benjolan yang terus membesar

Apakah Ada Perubahan pada Tahi Lalat? Ingat ABCDE

Tanda peringatan kanker kulit berdasarkan ABCDE

Untuk melanoma, pendekatan ABCDE dapat membantu mengenali perubahan yang berpotensi mengkhawatirkan:

A – Asimetri

Salah satu sisi tahi lalat terlihat berbeda dari sisi lainnya.

B – Border (Tepi)

Tepi tahi lalat tidak beraturan, tidak rata, kabur atau tidak memiliki batas yang jelas.

C – Colour (Warna)

Tahi lalat memiliki beberapa warna atau mengalami perubahan warna.

D – Diameter

Bercak berukuran lebih besar dari sekitar 6 mm, meskipun melanoma dapat berukuran lebih kecil.

E – Evolving (Perubahan)

Tahi lalat atau lesi kulit mengalami perubahan ukuran, bentuk, warna atau tampilan dari waktu ke waktu.

Tidak semua tahi lalat yang tampak tidak biasa merupakan kanker. Namun, lesi kulit baru atau yang mengalami perubahan sebaiknya diperiksa oleh dokter, terutama jika menetap atau terus mengalami perubahan.

Apa yang Menyebabkan Kanker Kulit?

Kanker kulit terjadi ketika perubahan pada DNA sel kulit menyebabkan sel tersebut tumbuh dan membelah secara tidak normal.

Paparan radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari merupakan salah satu faktor risiko yang paling penting. Paparan UV yang berulang atau intens dapat merusak sel kulit seiring waktu.

Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit meliputi:

  • Memiliki kulit cerah atau kulit yang mudah terbakar sinar matahari
  • Riwayat sering terpapar sinar matahari atau mengalami sunburn
  • Penggunaan tanning bed atau sumber UV buatan secara rutin
  • Memiliki banyak tahi lalat atau tahi lalat yang tampak tidak biasa
  • Riwayat kanker kulit pada diri sendiri atau keluarga
  • Bertambahnya usia
  • Sistem kekebalan tubuh yang melemah
  • Pernah menjalani terapi radiasi atau mengalami paparan bahan kimia tertentu

Namun, kanker kulit dapat terjadi pada orang dengan semua warna kulit dan dapat berkembang meskipun tidak terdapat faktor risiko yang jelas.

Siapa yang Berisiko Mengalami Kanker Kulit?

Siapa pun dapat mengalami kanker kulit. Risiko dapat lebih tinggi jika Anda menghabiskan banyak waktu di luar ruangan atau telah mengalami paparan sinar UV yang cukup besar sepanjang hidup.

Orang yang bekerja atau rutin melakukan aktivitas di luar ruangan dapat mengalami paparan sinar matahari secara kumulatif yang lebih tinggi. Riwayat sunburn, terutama yang terjadi berulang kali, juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Penting untuk diingat bahwa memiliki kulit yang lebih gelap tidak menghilangkan risiko tersebut. Kanker kulit dapat terjadi pada semua jenis kulit dan terkadang baru terdiagnosis lebih lanjut karena perubahan pada kulit lebih sulit terlihat.

Bagaimana Kanker Kulit Didiagnosis?

Jika Anda memiliki area kulit yang mencurigakan atau mengalami perubahan, dokter biasanya akan memulai dengan memeriksa lesi tersebut dan menanyakan kapan pertama kali muncul serta apakah telah mengalami perubahan.

Pemeriksaan lebih lanjut dapat meliputi:

Pemeriksaan kanker kulit menggunakan dermoskopi

Pemeriksaan Kulit

Dokter akan memeriksa lesi kulit secara saksama, sering kali menggunakan dermatoskop yang memberikan tampilan lebih besar terhadap struktur di bawah permukaan kulit.

Biopsi

Jika dicurigai adanya kanker kulit, sebagian kecil jaringan dapat diambil dan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa menggunakan mikroskop. Biopsi sering kali diperlukan untuk memastikan apakah suatu lesi bersifat kanker dan, jika ya, jenis kanker tersebut.

Pemeriksaan Lanjutan

Jika dicurigai bahwa melanoma atau jenis kanker kulit lainnya telah menyebar, pemeriksaan tambahan seperti pemindaian pencitraan (PET-CT scan) dan pemeriksaan darah tertentu (misalnya pemeriksaan fungsi hati atau laktat dehidrogenase [LDH], jika sesuai) dapat direkomendasikan berdasarkan kondisi masing-masing pasien.

Bagaimana Kanker Kulit Diobati?

Pengobatan bergantung pada jenis, ukuran, lokasi dan stadium kanker kulit, serta kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Pilihan pengobatan dapat meliputi:

  • Pengangkatan melalui operasi: Jaringan kanker diangkat bersama dengan batas jaringan kulit di sekitarnya jika diperlukan.
  • Operasi Mohs: Teknik bedah khusus yang mengangkat jaringan kanker lapis demi lapis sambil mempertahankan sebanyak mungkin kulit sehat. Teknik ini dapat direkomendasikan untuk jenis kanker kulit tertentu, seperti karsinoma sel basal (BCC) dan karsinoma sel skuamosa (SCC), terutama pada area yang membutuhkan pelestarian jaringan sehat.
  • Krioterapi: Lesi kulit tertentu yang masih dini atau bersifat superfisial dapat diobati dengan membekukan sel-sel abnormal.
  • Pengobatan topikal: Krim yang diresepkan dokter dapat digunakan untuk kanker kulit superfisial tertentu atau lesi prakanker.
  • Radioterapi: Radiasi dapat digunakan pada kondisi tertentu, terutama ketika operasi tidak sesuai atau diperlukan pengobatan tambahan.
  • Pengobatan sistemik: Kanker kulit stadium lanjut, termasuk beberapa jenis melanoma, dapat memerlukan pengobatan seperti imunoterapi atau terapi target.

Dokter akan merekomendasikan pengobatan berdasarkan jenis dan karakteristik kanker kulit yang Anda alami.

Apakah Kanker Kulit Dapat Dicegah?

Paparan sinar matahari sebagai faktor risiko kanker kulit

Tidak semua kasus kanker kulit dapat dicegah, tetapi mengurangi paparan sinar UV dapat membantu menurunkan risikonya.

Berikut beberapa tips yang dapat membantu mencegah kanker kulit:

  • Gunakan tabir surya spektrum luas dengan SPF (sun protection factor) yang sesuai dan aplikasikan kembali sesuai anjuran.
  • Cari tempat teduh, terutama saat sinar matahari sedang paling terik.
  • Kenakan pakaian pelindung, topi bertepi lebar, dan kacamata hitam saat berada di luar ruangan.
  • Hindari tanning bed dan sumber radiasi UV buatan lainnya.
  • Hindari berada terlalu lama di bawah sinar matahari langsung, terutama pada jam-jam ketika paparan UV paling tinggi.
  • Periksa kulit secara rutin untuk mengetahui adanya bercak baru atau perubahan pada bercak yang sudah ada.

Pertumbuhan baru pada kulit tidak selalu menandakan kanker kulit. Namun, perubahan pada kulit sebaiknya diperiksa jika Anda menemukan sesuatu yang baru, berubah, menetap, atau terlihat tidak biasa bagi Anda.

Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menentukan apakah perubahan tersebut tidak berbahaya, merupakan kondisi prakanker, atau memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Buat Janji Temu

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah kanker kulit selalu disebabkan oleh paparan sinar matahari?

Radiasi UV merupakan faktor risiko yang penting, namun bukan satu-satunya. Genetika, faktor sistem kekebalan tubuh, dan paparan radiasi sebelumnya adalah faktor-faktor lain yang juga dapat berkontribusi terhadap kanker kulit.

Bisakah orang dengan kulit lebih gelap terkena kanker kulit?

Ya. Kanker kulit dapat menyerang orang dengan berbagai warna kulit. Meskipun beberapa jenis kanker kulit mungkin lebih jarang terjadi pada orang berkulit lebih gelap, jenis tersebut tetap dapat muncul dan berkembang di area yang jarang terpapar sinar matahari.

Apakah setiap tahi lalat yang tidak biasa bersifat kanker?

Tidak. Banyak tahi lalat dan pertumbuhan kulit yang tampak tidak biasa sebenarnya bersifat jinak. Namun, tahi lalat yang baru muncul, mengalami perubahan, atau tampak sangat berbeda dari tahi lalat Anda yang lain sebaiknya diperiksakan ke dokter.

Bisakah kanker kulit disembuhkan?

Banyak jenis kanker kulit dapat ditangani dengan sukses, terutama jika terdeteksi sejak dini. Penanganan dan prognosis bergantung pada jenis, stadium, lokasi, serta faktor-faktor individu lainnya.

Siapa yang sebaiknya saya temui untuk masalah kanker kulit di Singapura?

Dokter umum dapat memeriksa lesi kulit yang baru muncul atau mengalami perubahan, serta merujuk Anda ke dokter spesialis yang tepat jika diperlukan. Untuk tumor kulit yang memerlukan pemeriksaan atau penanganan bedah, Anda dapat berkonsultasi dengan Dr. Natascha Putri di TEN Surgery.

Dr. Natascha Putri adalah seorang Dokter Bedah Umum dengan keahlian subspesialisasi dalam penanganan kondisi yang memengaruhi area kepala dan leher, termasuk gangguan tiroid, penyakit kelenjar ludah, tumor kulit, serta kanker hidung, mulut, dan tenggorokan.